Lewat Lagu Ku Bahagia milik Sherina; Merubah Ulat Menjadi Kupu-kupu

By | Januari 31, 2010

Ku Bahagia

Kita Bermain-main
Siang-siang hari senin
Tertawa satu sama lain
Semua bahagia…3x
Kita berangan-angan
Merangkai masa depan
Dibawah kerindangan dahan
Semua bahagia…3x
Chorus:

Ma….ta….ha….ri….
Seakan tersenyum

Reff:
Walau makan susah
Walau hidup susah
Walau tuk senyum pun susah….
Rasa syukur ini….karena bersamamu
Juga susah dilupakan….2x
Back to reff:
Oh….ku bahagia
Oh….ku bahagia
***

Hidup dan kehidupan adalah dua kata yang mempunyai makna berbeda. Hidup itu sendiri berarti tidak mati. Masih bisa menghirup udara segar. Masih bisa mencium bebauan yang wangi semerbak. Dan tidak suka mencium bebauan yang busuk. Sedangkan Kehidupan merupakan sebuah karunia dari tuhan yang tiada taranya. Di dalamnya antara saya dan kamu saling berinteraksi. Antara dia dan mereka saling berkumpul dan bersenda gurau. Sungguh sulit mendefinisikan makna kehidupan. Kalau terus dipikirkan cuma menghabiskan sisa umur dalam kebingungan. Ia tidak bisa ditebak-tebak seperti halnya soal a,b,c-an untuk anak SD. Ia juga tidak bermuara pada suatu tempat.

Namun yang pastinya, kita bisa merasakannya dalam dunia ini. Yaitu dengan mensyukuri atas nikmatnya hidup sampai saat ini. Kehidupan bukanlah suatu musibah, tapi sebuah jalan untuk menemukan jati diri. Sebuah masa untuk menggapai masa depan yang diidamkan. Sebuah wacana umum untuk dijadikan alasan oleh para petualang, pejuang, dan pengelana. Walau dalam menjejakinya penuh dengan aral serta rintangan yang menghadang. Justru batu terjal itu menjadikan mereka semakin tegar sekeras batu karang di lautan.Walau dihantam ombak terus-menerus sampai terkikis habis, Ia masih punya harapan untuk terus berdiri tegar walau kaku menghadapi terjangan gelombang-gelombang pasang yang mengganas. Begitu juga, dengan kisah perjalanan hidup seorang bocah ingusan yang tiap harinya harus mengayuh sepeda tuanya menuju tempat kunci untuk menggapai masa depan yang cerah. Bisa dibilang sukses. Ya, dialah seorang yang bernama “lintang”, yang mempunyai rumah sangat jauh jaraknya dengan tempat belajarnya. Kita bayangkan saja jarak antara rumah dengan sekolahannya sekitar 10 Km. Sebuah prestasi tinggi dan mulia bagi yang dapat merasakannya.

Namun takdir berkata lain, Ia harus putus sekolah ketika masih duduk di kelas lima. Karena ayahnya yang sebelumnya menjadi tulang punggung keluarga meninggal (hilang) di lautan lepas. Ia sendiri karena sebagai anak tertua dari ketiga adiknya, harus rela mengorbankan masa-masa belajarnya diganti dengan kerja keras dan banting tulang demi menghidupi ketiga adiknya. Akan tetapi, walau ia secara fisik tidak bisa sekolah seperti teman-teman sebayanya, Ia masih mempunyai mimpi-mimpi dan semangat  untuk terus berjuang dalam menggapai semua impian-impiannya. Ia juga telah sukses menanamkan nilai perjuangan kepada seorang Andrea Hirata yang berasal dari daerah terpencil Belitong namanya, hingga ia berhasil menyandang predikat “Cumlaude” dari Universitas Sorbone, Perancis. Selain itu, Ia juga merupakan seorang penulis ulung. Lihat saja karya Tetralogi Laskar Pelanginya laris manis terjual diseluruh belantara Indonesia bahkan sampai ke negara tetangga. Bahkan juga telah sukses di filmkan dan mendapatkan penghargaan piala FFI dibawah sutradara profesional Riri Reza dan diproduseri oleh Mbak Mira Lesmana. 

Begitulah kiranya isi yang dikandung dari lirik lagu Ku Bahagia milik Sherina. Seperti halnya puasanya ulat ketika ingin menjadi kupu-kupu yang elok jika di pandang mata. Yang di sebut proses metamorfosis dalam ilmu biologi. Yang perlu dipahami bagi kita semua adalah;

hikmah berubahnya seekor ulat menjadi seekor kupu-kupu yang memiliki dua sayap cantik nan elok dan disukai oleh hampir semua manusia ini, membutuhkan waktu dan perjuangan yang sangat lama untuk merubah wujudnya. Ia harus berpuasa bulan-bulanan tanpa pernah merasa ngeluh sedikitpun.

Inilah sebuah filosofi hidup yang harus dimiliki oleh kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *