Category Archives: Kasykul

Bulan Safar, Antara Mitos Dan Realitas

By | November 15, 2017

*Tulisan ini pernah dimuat di Koran Radar Madura, Tahun 2010, rubrik Dari Pesantren Untuk Pembaca. Safar adalah nama bulan kedua dalam kalender Islam atau kalender Hijriyah yang berdasarkan tahun Qomariyah (perkiraan bulan mengelilingi bumi). Safar berada diurutan kedua sesudah bulan Muharram. Asal kata Safar dari Shafar. Yang menurut bahasa (linguistik) berarti kosong, ada pula yang mengartikannya kuning. Sebab dinamakan Safar, karena kebiasaan orang-orang Arab zaman dulu sering… Read More »

Spirit #1: Ghiroh Menulis

By | April 2, 2017

Assalamu’alaikum readers yang budiman… Apa kabar semua…? Saya doakan semoga kalian semua selalu dalam lindungan Allah Swt. diberi kesehatan dan keberkahan hidup. Amin. Sudah lama sekali saya tidak menulis baik di dunia nyata maupun di dunia blogging ini. Tentunya banyak hal yang menjadi alasan saya kurang produktif menulis lagi, utamanya sifat malas yang kadang menjalar… Read More »

Yuk, Menulis!

By | April 2, 2017

Konon, pada suatu hari Badiuzzaman Said Nursi berkata kepada Ahmed Husrau yang kemudian digelari Altinbasak “Misalkan, air laut dijadikan tinta, dan daun-daun di seluruh jagat ini dijadikan kertasnya, masih belum cukup untuk menuliskan ilmu Allah, Ki Sanak”. Ujarnya. “Tidak sebanyak itu yang saya mau tuntut. Saya cuma perlu satu titik. Di titik Ba itu, Kanjeng”. Balas Ahmed Husrau dengan tenang.… Read More »

Santri The Explorer; Belajar, Teman dan Jalan-jalan

By | Maret 30, 2017

Sewaktu saya bertekad untuk masuk pesantren tahun 2003 yang lalu, memang hati saya agak takut dan was-was. Karena pasti akan ada banyak cobaan dan ujian yang menghadang di depan nanti. Apakah saya nanti akan betah di pesantren? Apakah saya akan kuat menjalankan semua disiplin yang begitu ketat? Apakah saya akan selalu menangis kangen sama orang… Read More »

Ke Malaysia dan Singapura; Bermodalkan Mimpi

By | September 16, 2016

Siapa yang pernah menyangka, pengalaman ini merupakan salah satu episode perjalanan mencari jati diri saya untuk menjadi manusia yang semakin baik dari waktu ke waktu. Kisah ini bermula dari ketidaksengajaan saya melihat foto salah satu guru besar favorit di pesantren di Al-Amien Prenduan Madura, alm. KH. Tijani Djauhari, MA. di kalender tahunan pondok yang sedang melakukan kunjungan… Read More »